Belajar Mencintai dari Cicak | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu Belajar Mencintai dari Cicak | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Belajar Mencintai dari Cicak

shafira.com

Ini adalah sebuah kisah yang berasal dari Jepang. Mungkin beberapa dari Anda sudah pernah membaca kisah ini, tapi pernahkah kamu merenungkan dari cerita ini kita dapat mengambil pelajaran betapa seekor cicak yang tidak lain hanya binatang kecil dapat mengekspresikan kasih sayang dengan cara yang mengagumkan.

Berikut ulasan kisahnya, semoga menginspirasi kita semua !

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seorang kuli bangunan mencoba merobohkan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai roboh, dia menemukan seekor cicak terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada di tempat itu sejak 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun dalam keadaan gelap dan tanpa begerak? Rasanya itu adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak tersebut. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.

Kemudian tidak tahu darimana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya, lalu makanan itu diberikan pada cicak yang sedang terperangkap. Orang itu merasa terharu melihatnya. Ternyata yang membuat cicak itu dapat bertahan adalah kepedulian cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap selama 10 tahun.

Dari kisah tersebut kita dapat melihat bahwa apa yang dilakukan cicak lain itu adalah sebuah bukti atau sebuah ekspresi perasaan. Perasaan yang mampu membuat kita melakukan sesuatu dengan suka rela, berkorban tanpa imbalan, serta ingin selalu membahagiakan dan tidak ingin membebani. Inilah yang dinamakan dengan perasaan cinta, peduli dan kasih sayang.

Karena cinta adalah alasan yang membuat cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak berhenti memperhatikan sesamanya terperangkap selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana binatang yang kecil itu dapat memiliki karunia perasaan yang sedemikian rupa. Dan kita sebagai manusia justru seharusnya memiliki perasaan yang sama juga terhadap sesama

Lalu, sudahkah kita mengekspresikan kasih sayang dengan cara yang mengagumkan seperti itu? Semoga kisah cicak ini membuat kita terinspirasi, sehingga kita bisa lebih peduli dan memperhatikan orang yang disayangi, semaksimal yang kita bisa.

SFJ

 berbagai sumber

Comments

comments

Categories:   Inspirasi