Berhaji di Usia Muda, Why Not? | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu Berhaji di Usia Muda, Why Not? | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Berhaji di Usia Muda, Why Not?

zoya.co.id

Sejauh ini, jamaah haji dari Indonesia dipenuhi oleh orang-orang lanjut usia. Jarang sekali ditemui jemaah yang usianya masih muda. Beragam alasannya; mulai dari faktor kemapanan, mendahulukan rukun Islam lainnya, sampai ada yang memang belum diniatkan. Padahal, berhaji di usia muda memiliki keunggulun dari segi kesehatan dan kekuatan sehingga ibadah haji menjadi lebih maksimal. Jadi, siapa bilang berhaji itu harus nunggu tua? Yuk niatkan dan persiapkan segala sesuatunya dari sekarang, cek beberapa poin yang perlu dipersiapkan agar kita dipilih menjadi salah satu tamu-Nya.

1. Niat ikhlas untuk berhaji

Niat untuk beribadah haji harus dimulai dari sekarang. Meskipun ibadah haji diiringi dengan kata-kata “jika mampu”, bukan berarti jika tidak ada uang kewajiban haji langsung gugur, dan bukan berarti juga ketika empat rukun Islam lainnya belum dilaksanakan maka rukun kelima jadi tidak wajib dilakukan. Intinya kita harus terus memperbaharui niat dan keyakinan untuk berhaji sebelum ajal tiba.

2. Azzam untuk meraih surga melalui ibadah haji

Ibadah Haji merupakan salah satu ibadah yang di dalamnya bertaburan sarana untuk menghapus dosa dan meraih surga. Karena itu, jangan sampai azzam kita kendur untuk melaksanakannya.

Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW pernah ditanya,”Amal apakah yan paling utama?”. Rasul menjawab, “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya”. “Kemudian apa?”, “Jihad di Jalan Allah”, “Kemudian apalagi?”, “Haji Mabrur”.

3. Perbanyak wawasan tentang pentingnya haji

Pengetahuan seputar ibadah haji, sebaiknya dicicil sejak dini sehingga perlahan akan masuk dan membentuk pemahaman yang kokoh dalam diri kita. Wawasan ini perlu untuk menjaga keikhlasan niat dan tekad kita untuk berhaji. Pengetahuan tentang haji bisa kita dapatkan dengan membaca buku maupun artikel di situs-situs Islam.

4. Tarik pertolongan Allah melalui ibadah yang maksimal

Jika Allah melihat kesungguhan kita untuk berhaji, insya Allah kemudahan haji yang tidak disangka-sangka Ia berikan untuk kita tunaikan. Kesungguhan ini bisa kita lakukan melalui ibadah di luar haji yang nilai pahalanya tidak kalah besar. Antara lain; Sholat tepat waktu, qiyamul lail, berbakti pada orang tua, dan sedekah, yang sangat dicintai Allah jika kita kerjakan.

5. Menabung dari harta yang halal

Jangan berpikir bahwa biaya haji yang mahal tak mungkin terjangkau oleh kantong kita yang anak sekolah/mahasiswa. Allah Maha Kaya, Ia bisa saja memberangkatkan kita ke Rumah-Nya tanpa meminta biaya sedikitpun dari kita. Rahasia ibadah haji seringkali di luar batas logika manusia. Banyak orang yang pergi haji karena diberangkatkan oleh perusahaannya, diongkosi oleh dermawan, menang melalui undian yang halal, mendapat warisan, dan sebagainya. Kalau Allah punya kehendak, siapa yang akan menghalangi?

6. Doa di waktu dan tempat yang Mustajab

Segala inti dari ibadah adalah doa, dan doa adalah senjata kaum muslimin. Jika kita ingin memenunaikan ibadah haji selagi muda, jangan sia-siakan meminta di waktu mustajabnya doa, yaitu ketika berpuasa, musafir, dizalimi, selepas adzan, antara iqamah dan sholat, antara dua khutbah jumat, waktu sahur, waktu hujan, dan sepertiga malam. Dan jangan sia-siakan pula hari diijabahnya doa seperti hari jumat, hari arafah, malam dan hari raya, malam lailatul Qadar, malam nisfu Sya’ban, dan awal rajab.

Maksimalkan ikhtiar dan azzamkan dalam hati; Berhaji di usia muda, why not?

 

Silvia

Berbagai sumber

Comments

comments

Categories:   Inspirasi