Indahnya Pacaran Setelah Menikah | Zoya-Lebih Pas Untuk Cantikmu Indahnya Pacaran Setelah Menikah | Zoya-Lebih Pas Untuk Cantikmu

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Indahnya Pacaran Setelah Menikah

zoya.co.id

Remaja pasti kenal dengan istilah pacaran, iya, kan, Zoyalovers? Apa, sih, pacaran itu? Seperti yang dilansir oleh Wikipedia, pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya.

Dalam islampun gak ada istilah pacaran, lho, Zoyalovers. Gak ada juga istilah pacaran islami, atau pacaran menurut syariat islam. Karena sesungguhnya pacaran itu adalah awal dari zina, “Dan janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji. Dan jalan yang buruk.” (QS Al-Isra’:32). Hiiiy… Naudzubillah.

Menikah adalah solusi terbaik yang dikaruniakan Allah untuk menghindari zina. Tapi, kalau masih muda atau belum siap untuk menikah, apa yang harus dilakukan agar menghindari zina?

“Orang-orang yang belum mampu menikah, hendaknya menjaga kesucian dirinya, hingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya…” (QS An-Nur:33)

Menanti pernikahan yang indah tidaklah susah, dengan berdzikir mengingat Allah setiap saat, berpuasa, bersabar, shalat, mengaji, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Apabila semuanya sudah dikerjakan dengan penuh ikhlas dan ridha lillahi ta’ala, insya Allah, semua akan indah pada waktunya.

Rencana Allah jauh lebih Indah daripada rencana umatnya, salah satunya menikah. Banyak hal yang bisa dilakukan setelah menahan, menunggu “berbuka” penuh kejutan. Setelah terucap kata sah dari para saksi dalam akad nikah, akan datang juga nikmat Allah yang lebih sempurna, antara lain:

  1. Memandang pasangannya maka Allah memandang pada keduanya dengan pandangan penuh rahmat.
  2. Bermesraan setiap saat? Boleh, kok. Karena hanya dengan memegang telapak tangan pasangan kita, maka dosa-dosa keduanya akan rontok dari sela-sela jari keduanya.
  3. Mempercantik diri hanya untuk suami tercinta, bukan untuk yang lain.
  4. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia, malah membuat semakin romantis.
  5. Saling memberikan contoh yang baik bisa mendatangkan pahala.
  6. Sedekah yang paling utama bagi seorang suami adalah memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya.

Dan masih banyak nikmat Allah lainnya setelah menikah. Percayalah, menikah itu membuka pintu rezeki. Karena barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberi rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Prily Rosalina

Berbagai sumber

 

Comments

comments

Categories:   Inspirasi