Junk Food Merusak Tubuh Kurang dari 9 Hari! Junk Food Merusak Tubuh Kurang dari 9 Hari!

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Junk Food Merusak Tubuh Kurang dari 9 Hari!Junk Food Merusak Tubuh Kurang dari 9 Hari!

Zoya.co.id

Mulai saat ini, ada baiknya segera berhenti mengonsumsi junk food dan catat ini: Meski hanya satu makanan tinggi lemak, tinggi gula, atau jenis junk food apapun itu, dappat mengubah tubuhmu menjadi sangat buruk. Berikut, tujuh hal buru yang bisa dilakukan junk food pada tubuhmu:

1. Mengacaukan metabolisme

Zoyalovers mungkin merasa bersyukur karena memiliki metabolisme yang cepat dan bisa makan apapun yang kamu inginkan. Tapi, jangan lupa, ini tidak akan berlangsung selamanya. Ini pelajaran yang didapat dari 12 pria, semuanya dalam kondisi sehat dan mencoba mengonsumsi makanan tinggi lemak selama lima hari. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam journal Obesity, orang-orang yang kenyang dengan mengonsumsi makaroni keju, sosis, dan sejenisnya, otot-otot mereka mulai kurang efektif mengubah glukosa menjadi energgi. Sementara percobaan lima hari tidak mengubah sensitivitas insulin secara kesuluruhan pada tubuh, hal ini menunjukkan adanya potensi besar untuk mengacaukan metabolisme mereka, jika mereka tetap mengonsumsi makanan seperti itu.

2. Mempersempit arteri

Kebiasaan makan makanan cepat saji akan berdampak pada meningkatnya kadar kolesterol. Yang lebih mengejutkan adalah satu jenis makanan tinggi lemak jenuh akan menyebabkan kerusakan langsung pada arteri. Sementara itu, kolesterol terbangun dari waktu ke waktu yang kemudian menyebabkan penyempitan pada dinding arteri. Para peneliti memilih rpia sehat untuk mengonumsi makanan tinggi lemak, seperti sosis, telur, dan sandwich keju dengan kentang goreng, hasilnya para peneliti melihat adanya penyempitan dinding artero sebanyak 24 persen dalam waktu dua jam setelah mengonsumsi makanan, menurut Canadian study. Penyempitan arteri juga berarti adanya peningkatan tekanan darah dan berpotensi menyebabkan masalah jantung.

3. Mengurangi konsentrasi

Jika fokusmu berkurang  setelah makan siang, tak selalu berarti membutuhkan kopi. Para ilmuwan di University of Cambridge melihat bahwa setelah 9 hari mengonsumsi makanan tinggi lemak, tikus membuat lebih banyak kesalahan saat berjalan di labirin dibandingkan dengan tikus yang diberi makan normal. Saat ini, para peneliti yang sama sedang emmpelajari efek yang sama pada manusia.

4. Membuatmu merasa lemas tak berenergi

Makanan tinggi gula dan tak berkalori selalu berhasil membuat siapapun yang mengonsumsinya merasa lelah, gemetar, dan tak kunjung kenyang. Coba saja pilih sepotong cake dengan es krim sebagai menu santap siangmu, tak perlu menunggu waktu lama, insulin dalam tubuh akan melonjak naik dan mengirim isyarat pada jaringan tubuh untuk menyerap semua gula. Jaringan tubuh menyerap gula dengan sangat cepat, menyebabkan perubahan gula darah yang tak kalah cepat. Inilah yang kemudian akan membuatmu merasa lelah dan mudah marah.

5. Kulit kusam

Tentu saja junk food membuat perut terasa kembung. Bahkan, studi terbaru yang dipublikasikan di Immunity menunjukkan bahwa makanan tinggi lemak juga membuat kulit membengkak. Ketika para peneliti memberi makan tikus dengan makanan tinggi lemak dibandingkan dengan manusia yang mengonsumsi junk food, mereka menemukan perubahan pada protein kulit hewan yang berefek pada inflamasi. Pernahkah kamu mendapati bangun tidur dengan mata bengkak setelah mengonsumsi alkohol atau junk food sebelum tidur di malam hari? Ini mungkin bisa menjadi penjelasan.

6. Mengganggu senyawa di otak

Penelitian menunjukkan makanan tinggi gula mendorong pelepasan opioid dan dopamin, yaitu senyawa yang sama di dalam otak yang dilepaskan ketika mengonsumsi obat-obatan adiktif. Terlebih lagi, makanan tinggi gula dan lemak juga berminyak, beberapa ilmuwan mengatakan sensasi berminyak di dalam mulut tak jarang membuat orang kecanduan.
7. Perubahan bakteri usus

Mengonsumsi junk food sudah tentu akan berefek buruk pada lingkar pinggangmu. Selain itu juga menyebabkan gangguan bakteri baik yang berperan penting sitem pencernaanmu. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak, dengan segera terjadi perubahan populasi bakteri dalam usus mereka, menyebabkan beberapa bakteri berkembang biak dan merusak rantai komunikasi dari usu ke otak yang bertugas memberitahumu untuk berhenti makan.

Ketujuh efek buruk ini dapat terjadi dalam waktu singkat. Bayangkan, berapa banyak kamu mengonsumsi junk food dan efeknya pada tubuh jika terjadi terus-menerus? Ada baiknya, mulailah untuk memilih makanan sehat secara bijak untuk tubuh yang lebih sehat.

 

--

Comments

comments

Categories:   Inspirasi, keluarga, News, Trend