Kenikmatan Iktikaf Kenikmatan Iktikaf

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Kenikmatan Iktikaf

Zoya.co.id

Kita semua tahu bahwa iktikaf yakni berdiam diri di masjid selama 10 hari terakhir begitu besar pahala dan hikmahnya, tetapi masih banyak diantara kita yang malah mensia-siakan ibadah ini. Tips berikut akan menyempurnakan niat dan semangat zoyalovers agar bisa melaksanakan iktikaf:

  1. Sesungguhnya iktikaf itu memiliki rasa nikmat. Kebahagiaan dan ketentraman hanya bisa dirasakan oleh yang merasakan. Tandanya, ia mengesampingkan kenikmatan dunia untuk meraih kenikmatan tersebut.
  2. Kenikmatan bisa dirasakan dengan keimanan yang kuat, dituangkan dalam amal shaleh. Jika begitu, ia akan merasakan kenikmatan dan ketentramannya. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya dalam dunia itu ada surga. Barangsiapa yang tidak memasukinya, maka ia tidak akan memasuki surga akhirat, sesungguhnya surgaku dan tamanku ada di dalam dadaku. Kemanapun aku pergi mereka selalu bersamaku. Sungguh penjaraku adalah khalawatku (menyepi) bersama Allah, kematianku adalah kesyahidan, dan pengusiran diriku dari negeriku adalah tamasya.”
  3. Merasakan ibadah dengan nikmat dapat mengusir segala persoalan, ketika kita dihantui ketakutan dalam urusan dunia. Semua perasaan galau dan sedih akan hilang berganti bahagia dan ketenangan, itulah surge yang diberikan Allah didunia.
  4. Kunci untuk mendapatkan kebahagiaan dalam iktikaf hingga mencapai mahabatullah adalah dengan iman yang kuat. Namun iman didalam hati bukanlah sesuatu yang statis, betul dear? Iman begitu dinamis, bak gelombang lautan yang pasang surut. Rasulullah selalu berdoa agar menetapkan hati dalam ketaatan.
  5. Terakhir yang zoyalovers lakukan adalah bersyukur. Syukur termasuk tempat persinggahan paling tinggi dan lebih tinggi dari pada ridho. Ridho merupakan satu tahap syukur, sebab tak mungkin muncul syukur tanpa ridho. Syukur merupakan separuh iman, separuhnya sabar.

Nah bagaimana dear, sudah menetapkan hati untuk merasakan kenimatan iktikaf?

-euis/nieke-

Comments

comments

Categories:   Inspirasi, Ramadan