Sabar Adalah Cahaya | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu Sabar Adalah Cahaya | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Sabar Adalah Cahaya

zoya.co.id

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. “ (QS. Al-Baqarah:153)

Sabar itu adalah cahaya, begitulah sabda Rasulullah SAW, Beliau mengibaratkan sabar dengan cahaya, apabila kita renungkan lebih dalam lagi, ada makna indah yang tersirat di dalamnya. Kesedihan yang dialami seseorang akan mengantarkannya pada kegelapan, kemaksiatan mengantarkan seseorang pada kegelapan, permasalahan yang bertubi adalah kegelapan. Dan yang bisa mengeluarkan kegelapan adalah cahaya.

Dalam kitab Manziluz-Sa’irin dikatakan ada tiga derajat sabar :

  1. Sabar menghindari kemaksiatan : caranya dengan memperhatikan peringatan, tetap teguh dalam iman dan mewaspadai hal yang haram. Yang lebih utama adalah sabar menghindari kedurhakaan karena malu. Jadi ada dua faedah sabar dalam menghindari kemaksiatan, dimana dua sebabnya adalah :
  • Takut akan peringatan, sebagai akibat dari maksiat itu. Faedahnya adalah tetap teguh dalam iman dan mewaspadai hal-hal yang haram.
  • Malu terhadap Allah, karena nikmatnya dibalas dengan kemaksiatan. Faedah yang didapat adalah, akan membangkitkan kekuatan iman terhadap pengabaran dan pembenaran kandungannya,

Dan yang lebih utama lagi adalah jika pendorongnya adalah cinta, dimana seorang hamba tidak mendurhakai-Nya karena cinta kepada Allah SWT.

  1. Sabar dalam ketaatan : Adalah tingkatan sabar yang paling tinggi, karena bukan perkara ringan untuk seorang hamba mampu berusaha senantiasa menjaga ketaatannya secara terus menerus. Memeliharanya dengan rasa keikhlasan dan lebih menyempurnakannya dengan ilmu. Ketaatan ini akan menjadi energi pendorong untuk meninggalkan kemaksiatan.
  2. Sabar dalam musibah : seorang hamba dalam pengertian ini adalah dengan memperhatikan pahala yang baik, menunggu rahmat jalan keluar, dan mengecilkan musibah sambil menghitung uluran karunia dan nikmat-nikmat yang telah lampau.

Sabar dalam menghadapi musibah adalah tingkatan paling rendah, lalu bagaimana kita mampu mencapai dua tingkatan diatasnya jika kita masih belum mampu sabar ketika menghadapi musibah? Lebih dari 90 kali kata sabar disebutkan dalam Al-quran, demikian pentingkah sabar? Ya, karena sabar adalah separuh iman, dan karena Sabar Adalah Cahaya. Cahaya kesabaran tidak mempunyai batasan, justru yang membatasinya adalah kapasitas diri kita dalam memaknai kesabaran.

Sabar yang baik adalah sabar tanpa bosan, sabar tanpa gelisah, sabar tanpa sesak di dada, dan sabar tanpa protes sama sekali. Sabar yang memadukan lisan dan hati” (Amr Muhammad Khalid)

Semoga bermanfaat.

MSF

Source: Ibn Qayyim Al-Jauziyah, Madarijus Salikin

Comments

comments

Categories:   Inspirasi