Tips Travelling Ala Rasulullah | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu Tips Travelling Ala Rasulullah | Zoya - Lebih Pas Untuk Cantikmu

Kerudung ZOYA – Lebih Pas Untuk Cantikmu | Hijab Muslimah, Hijab Tutorial Terbaru, Stylish Muslimah

Menu

Tips Travelling Ala Rasulullah

zoya.co.id

Akhir tahun memang waktu yang sangat tepat untuk berlibut. Dan buat kamu yang sudah merencanakan liburan akhir tahun bersama sahabat, Zoya akan sharing beberapa tips travelling ala rasulullah yang akan membuat liburanmu semakin seru dan tetap sesuai dengan tuntunan Islam. Karena sebagaimana Rasulullah memberi teladan dalam setiap aktivitas keseharian, dalam berwisata pun Rasulullah memberikan tips melalui hadits-haditsnya.

So, apa saja tips travelling ala Rasulullah? Kita cek yuk!

  1. Berpamitan

Sangat dianjurkan bagi traveller untuk berpamitan kepada keluarga, kerabat dan saudara-saudaranya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Qaz`ah, sebelum berangkat Rasulullah mengucapkan doa untuk kerabat yang ditinggalkannya,

Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya.” (HR. Ahmad)

Jadi dear… jangan lupa berpamitan terutama pada orang tua, minta do’a dan do’akan juga mereka 

  1. Tidak berangkat sendirian

Rasulullah bersabda, “Sekiranya manusia mengetahui apa-apa yang terjadi sewaktu bersafar sendirian sebagaimana yang aku ketahui. Niscaya tidak seorang pun yang akan melakukan safar di waktu malam sendirian.” (HR. Bukhari)

Selain lebih terjamin keamanannya, berangkat bareng sahabat juga membuat petualangan travelling-mu semakin seru 😀

  1. Mengangkat pemimpin jika bepergian 3 orang atau lebih

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri bahwa Rasulullah bersabda, “Jika tiga orang keluar untuk safar maka angkatlah salah satu di antara kalian sebagai pemimpin.” (HR. Abu Daud)

Hadits yang satu ini betul banget dear… bersama siapapun kita pergi, usahakan ada salah satu di antaranya yang lebih tahu tempat tujuan, agar perjalanan kita lebih terarah.

  1. Dilarang bagi wanita bepergian tanpa ada mahram

Islam melarang seorang wanita bepergian sendirian tanpa ditemani mahramnya. Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata: Nabi Saw bersabda, “Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bersafar dalam jarak sehari semalam tanpa didampingi mahram.” (HR. Bukhari)

Jangan sepelekan tips Rasulullah yang satu ini ya dear… ingat, keselamatan itu yang utama 😉

  1. Hendaknya shalat dua raka’at ketika hendak pergi

Ingin petualangan travelling-mu semakin berkah? Jangan lewatkan shalat dua raka’at. Sebagaimana terdapat dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Nabi Saw bersabda,

Jika engkau keluar dari rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.” (HR. Al Bazzar)

  1. Men-jama’ dan meng-qashar shalat

Jama’ berarti menggabungkan dua waktu shalat dan Qashar berarti memendekkan raka’at shalat menjadi dua raka’at. Allah berfirman di dalam surat an-Nisa’ ayat 101, “Dan apabila kamu berpergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu meng-Qashar shalatmu, jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu musuh yang nyata bagimu.”

Berkaitan dengan ayat itu Rasulullah bersabda, “Ia suatu sedekah yang telah disedekahkan oleh Allah kepada kamu. Oleh karena itu, terimalah sedekah Allah.” (HR Muslim)

  1. Tidak puasa bagi yang kepayahan

Apabila puasa dirasa memberatkan maka hukum puasa itu menjadi makruh, karena Rasulullah pernah melihat seseorang pingsan, orang-orang di sekitar beliau berdesak-desakan, beliau bertanya : “Kenapa orang ini?”. Mereka menjawab. “Dia berpuasa”. Beliau bersabda : “Puasa di waktu bepergian bukanlah termasuk kebaikan” (HR. Bukhari)

  1. Segera kembali pada keluarga setelah selesai urusannya

Disunnahkan bagi seorang musafir apabila dia telah mencapai maksud dari perjalanannya hendaknya segera kembali pada keluarganya. Rasulullah bersabda, “Safar itu adalah bagian dari adzab, karena dengan safar ia terhalang untuk makan, minum, dan tidur. Maka jika telah selesai keperluannya maka hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya.” (HR. Bukhari). So, dear… jangan buat keluargamu khawatir! 

Selamat melepas penat dear… semoga agenda travelling-mu berkah. Dan jangan lupa, barengi travelling serumu dengan busana Travellista Zoya 

SFJ

Berbagai sumber

 

 

Comments

comments

Categories:   Inspirasi